
Penipuan berbasis QR code atau kode QR kini semakin sering memakan korban. Teknik ini dikenal sebagai quishing, yaitu gabungan dari “QR code” dan “phishing”, di mana pelaku memanfaatkan kode QR untuk mencuri informasi pribadi dan menguras rekening korban melalui transaksi digital.
https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?gdpr=0&client=ca-pub-4551439862288340&output=html&h=280&adk=3777122763&adf=695059881&w=693&abgtt=6&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1755229315&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=7368649794&ad_type=text_image&format=693×280&url=https%3A%2F%2Fjabar.herald.id%2F2025%2F08%2F13%2Fwaspadai-7-modus-penipuan-digital-yang-bisa-kuras-rekening-lewat-hp%2F&fwr=0&pra=3&rh=173&rw=692&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTkuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTM5LjAuNzI1OC42OCIsbnVsbCwwLG51bGwsIjY0IixbWyJOb3Q7QT1CcmFuZCIsIjk5LjAuMC4wIl0sWyJHb29nbGUgQ2hyb21lIiwiMTM5LjAuNzI1OC42OCJdLFsiQ2hyb21pdW0iLCIxMzkuMC43MjU4LjY4Il1dLDBd&dt=1755229315503&bpp=2&bdt=2782&idt=-M&shv=r20250814&mjsv=m202508120101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie_enabled=1&eoidce=1&prev_fmts=0x0&nras=2&correlator=560723021622&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=4&u_h=720&u_w=1280&u_ah=672&u_aw=1280&u_cd=24&u_sd=1.5&dmc=8&adx=105&ady=1035&biw=1265&bih=585&scr_x=0&scr_y=400&eid=95360549%2C31093926%2C31093927%2C31093935%2C31093938%2C95362655%2C95367635%2C95368525%2C95359265&oid=2&pvsid=3568263863166407&tmod=1250478985&uas=0&nvt=1&ref=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F&fc=1408&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1280%2C0%2C1280%2C672%2C1280%2C585&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=128&bc=31&bz=1&td=1&tdf=2&psd=W251bGwsbnVsbCxudWxsLDNd&nt=1&pgls=CAEaBTYuNC42&ifi=2&uci=a!2&btvi=1&fsb=1&dtd=224
Dalam praktiknya, pelaku menipu korban dengan menyamarkan tautan berbahaya di balik kode QR. Setelah dipindai, korban akan diarahkan ke situs web palsu yang tampak meyakinkan, membuat mereka tidak menyadari bahwa halaman tersebut sebenarnya adalah jebakan.
Menurut laporan dari Wired, tak jarang pelaku juga menyisipkan tautan unduhan yang membawa perangkat lunak berbahaya ke dalam gawai korban. Dari sana, mereka dapat mencuri informasi seperti username, password, atau data login lainnya.
Salah satu alasan kejahatan ini terus berkembang adalah karena QR code sangat mudah dibuat—bahkan oleh orang awam sekalipun. Ini membuat quishing menjadi metode penipuan yang murah, cepat, dan efektif.
Untuk melindungi diri dari ancaman ini, penting untuk tidak sembarangan memindai kode QR, terutama yang terpasang di tempat umum atau berasal dari sumber yang tidak dikenal. Waspadai juga jika QR code disertai dengan pesan mendesak seperti, “Segera pindai kode ini untuk menghindari penghapusan akun!” atau “Verifikasi identitas Anda sekarang juga!”—tanda-tanda umum upaya manipulasi psikologis.
Sebagai langkah perlindungan tambahan, aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada semua akun penting Anda, dan pastikan keluar dari perangkat yang sudah tidak digunakan untuk mencegah akses tidak sah.


